KPU Tebing Tinggi Simulasi pembentukan Dapil dan Alokasi Kursi

Tebing Tinggi, kpu-tebingtinggikota.go.id – Dihadiri oleh perwakilan Partai Politik, Ormas dan tokoh masyarakat Kota Tebing Tinggi, KPU Kota Tebing Tinggi mengadakan simulasi pembentukan Daerah Pemilihan (Dapil) untuk Pemilu 2019 di Bayu Lagoon Cafe, Rabu(13/12).

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Tebing Tinggi Abdul Khair yang didampingi oleh seluruh anggota KPU Kota Tebing Tinggi, mengatakan bahwa simulasi ini dilaksanakan sebagai saran dan masukan kepada KPU Kota Tebing Tinggi terkait pembentukan Dapil untuk Pemilu 2019 yang akan datang.

Prinsip pembentukan Dapil harus meliputi 7 aspek yaitu kesetaraan suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proporsional, integritas wilayah, coterminus, kohesivitas dan kesinambungan,lanjutnya.

Anggota KPU Divisi Teknis Wal Ashri dalam pemaparannya menyebutkan bahwa Dapil dan alokasi kursi di Kota Tebing Tinggi yang lalu berjumlah 3 Dapil dan 25 alokasi kursi yaitu Dapil 1 (kecamatan Padang Hilir – 5 kursi) , Dapil 2 (kecamatan Padang Hulu dan Tebing Tinggi Kota – 9 kursi) dan Dapil 3 (kecamatan Bajenis dan Rambutan – 11 Kursi).

Dan untuk alokasi kursi yang dihitung dari jumlah penduduk yang terdapat didalam DAK2 yang diterima KPU Tebing Tinggi, sebesar 174.323 jiwa, maka alokasi kursi kedepannya berdasarkan angkat tersebut, untuk kecamatan Padang Hilir (5 Kursi), Padang Hulu (5 Kursi), Rambutan (5 Kursi), Bajenis (6 Kursi) dan Tebing Tinggi Kota (4 Kursi), sebutnya.

KPU Tebing Tinggi mengharapkan saran,tanggapan dan masukan dari masing-masing peserta tentang pembentukan dapil dan alokasi kursi untuk pemilu kedepan, apakah tetap dengan rumusan 3 Dapil, atau ada perubahan Dapil, namun dengan tidak melupakan prinsip-prinsip pembentukan dapil yang telah dipaparkan tadi,lanjutnya.