KPU Sumut Paparkan Persiapan Pilgubsu 2018

Medan, kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut. Tujuannya adalah untuk memaparkan persiapan KPU dan Bawaslu Sumut dalam proses pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) dan pemilihan umum daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada Rabu, 27 Juni 2018 mendatang. Rapat ini berlangsung selama dua jam di Ruang Rapat Komisi A DPRD Sumut, dengan ihadiri oleh Komisioner KPU Sumut, Kepala Sub Bagian, Ketua Bawaslu Sumut.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea menjelaskan ada empat tahapan besar yang telah dilaksanakan oleh KPU Sumut, yaitu penyususunan dan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), sosialisasi kepada masyarakat. pembentukan PPK dan PPS, dan rapat koordinasi dengan KPU kabupaten/kota. "Saat ini sedang berlangsung proses mendaftaran PPK dan PPS,” tambahnya.

Untuk melaksanakan Pilgubsu, KPU Sumut mendapatkan hibah dari Pemerintah Sumut sebanyak 855 milyar dalam dua kali pencairan. Pencairan tahap I telah dilaksanakan pada 11 September 2017 sebesar Rp 327 miliyar sedangkan sisanya akan dicairkan pada 2018 mendatang. Dana tahap I ini juga telah dibagikan kepada 34 KPU Kabupaten/Kota yang ada di Sumut.

"Besaran dana setiap kabupaten dan kota tidak sama karena pembagian anggaran disesuaikan dengan luas daerah dan jumlah penduduknya,” ujar Mulia.

Dipaparkan lebih lanjut oleh Mulia, pengalokasian anggaran dibagi kepada empat bagian, penyelenggara, sosialisasi, logistik, dan kelompok kerja. Anggaran terbesar dialokasikan kepada penyelenggara Pilgubsu sebab KPU akan merekrut tenaga tambahan selama dilaksanakannya proses persiapan hingga terlaksananya Pilgubsu.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Syamsul Qodri Marpaung berharap KPU dan Bawaslu agar bijak dalam menggunakan anggaran sebab dana yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pilgubsu tidak sedikit. Ia menambahkan Pilgubsu 2018 nanti menghasilkan gubernur dan wakil gubernur yang mampu membawa perubahan lebih baikuntuk Sumut. "Untuk itu diperlukan sosialisasi yang maksimal kepada masyarakat dan kerja sama yang baik antara KPU dan Bawaslu,” tutupnya.